Friday, 14 October 2011

Interfacing

Mata kuliah saya yang kedua di semester 7 adalah Interfacing. Sempat bengong saat pertama kali dengar soal mata kuliah ini, benar-benar awam ditelinga saya. Apa itu interfacing dan mengenai apa?.. Wah saya nge-blank. Dan ternyata, mata kuliah interfacing ini berisi mengenai desain website. Kalau itu sih lebih menjurus ke User Interface, tapi kok nama mata kuliahnya interfacing yah? Jadi bingung saya. Mirip dikit atau gimana? Pak Dosen yang baik hati juga tidak pernah menyinggung soal pengertian Interfacing sih soalnya :D
Kembali ke topik, mengenai User Interface. User Interface itu sendiri adalah penyampaian atau cara mengkomunikasikan fitur-fitur sistem yang tersedia agar user mengerti dan dapat menggunakan sistem tersebut. Dan hubungannya dengan sebuah website, adalah sebagai media komunikasi dan wadah penyedia berbagai informasi maka website dapat digunakan sebagai sarana pendukung promosi dari suatu perusahaan, khususnya dibagian pemasaran produk. Dimana website bertatap muka langsung dengan para konsumen (user). Dan secara kasat mata website dengan user melakukan interfacing alias berkomunikasi untuk menyampaikan suatu maksud tertentu. IMHO yah :) Kembali ke kuliah, matkul ini tidak membahas lebih dalam soal apa itu interfacing, apa tujuannya dan bagaimana penerapannya dalam kehidupan modern. Namun lebih ke bagaimana cara mendesain sebuah website dan agar penyampaian maksud seorang author atau perusahaan pemilik website tersampaikan kepada user/konsomen. Pak Dosen memberikan kami 3 buah software untuk membangun sebuah website yaitu;


1. WYSIWYG Web Builder 7 : WYSIWYG (What-You-See-Is-What-You-Get) program yang digunakan untuk membuat halaman web. WYSIWYG berarti bahwa halaman selesai akan ditampilkan tepat seperti itu dirancang. Program ini menghasilkan HTML (HyperText Markup Language) tags sementara Anda arahkan dan klik pada fungsi dikehendaki, Anda dapat membuat halaman web tanpa belajar HTML. Hanya drag dan drop objek ke posisi halaman 'mana' yang Anda inginkan dan ketika Anda selesai mempublikasikannya ke server web Anda (menggunakan alat yang dibangun di Publish). Web Builder memberi Anda kendali penuh atas isi dan tata letak halaman web Anda. OS : Windows XP/7/Vista - Produsen : WYSIWYG Web Builder - Ukuran : 6 MB (sumber)

2. Adobe MUSE: Salah satu software desain web yang tidak memerlukan coding.Muse membutuhkan Adobe AIR. Pengoperasiannya cukup mudah, ada empat tahapan desain: Plan, Design, Preview, dan Publish. Para designer yang sebelumnya menggunakan software InDesign atau Illustrator untuk merancang website, kini tak harus meminta bantuan developer untuk membuat coding agar menjadi website. Mereka sendiri dapat mengubah rancangan tersebut menjadi website yang siap di-publish menggunakan Muse.Pengguna yang sudah familiar dengan software Adobe, akan lebih mudah mengoperasikan Muse. Muse memiliki tool set yang sama dengan software Adobe lainnya. Pembuatan background, header, footer, menu, dan widget halaman Web menggunakan menu WYSIWYG - what you see is what you get. 

3. Incomedia Website X5 Evolution 8: Web builder yang tidak memerlukan keahlian pemograman HTML. Terdapat template gratis yang menarik, Situs yang dibuat dalam XHTML, kompatibel dengan Browser utama, dinavigasi dari ponsel dan diindeks oleh mesin pencari.


Kalau menurut saya pribadi, lebih senang menggunakan X5 Evolution, karena sudah disediakan template gratis, publishing online dan hasil export file-nya kecil ^^




No comments:

Post a Comment

GAK KOMEN = GAK KEREN