Thursday, 13 October 2011

Nyanyian Jari

Persepsiku terhadap fakta bahwa kebanyakan orang lebih suka dicintai daripada mencintai ternyata salah, Saat aku mengalami hal tersebut .. aku kira aku akan menjadi seseorang yang bisa dispesialkan dan menjadi prioritas diatas segala hidup"nya". Namun ternyata, seiring aku meng"iya"-kan untuk mau mengukir goresan cinta itu bersama. Justru aku yg dipukul mundur oleh waktu, aku yang dikoyak oleh luka dan aku yg terperosok jauh ke lubang tak berdasar hingga aku tak tau bagaimana cara kembali menstandarkan hidupku. Entah hukum apa yg aku terima, entah karma apa yg aku cecap .. kepercayaanku akan cinta yg pernah ia persembahkan lambat laun memudar, hambar dan menjadi suatu benci yg lama kelamaan menguasai nalar serta hatiku. Hingga aku menarik kesimpulan bahwa, orang yg awalnya mati-matian mencintai kita; belum tentu ia tidak akan menyakiti kita. Justru, orang-orang seperti itulah yg dengan mudahnya mempermainkan perasaan dan hati yg aku miliki. Mati-matian ia meruntuhkan kokohnya karang, namun disaat sudah tertunduk dihadapnya .. mati-matian pula butiran karang itu ia kubur dalam-dalam sampai enyah. Mungkin aku harus bertemu orang yg jahat terlebih dahulu sebelum mendapat orang yg baik. Dan terimakasih atas berjuta-juta kesedihan yg telah kau ukir hingga membatu menjadi dendam, DAN INGAT !! AKU TAK PERNAH TERSENYUM SEBELUM BALASANMU DATANG.

No comments:

Post a Comment

GAK KOMEN = GAK KEREN