Saturday, 22 October 2011

Sang Gadis dari Negeri Seberang

Paras ayu tergurat jelas diwajahnya, indah mata dan mungil bibirnya benar-benar membuat lelaki yang melihatnya tersihir. Jari-jari lentiknya, kakinya yang jenjang dan tingginya yang semampai benar-benar menawan. Rambutnya yang bergejolak saat dibuai angin benar-benar memikat. Ia nampak sempurna dimata para lelaki, begitu cantik bak bidadari penghuni surgawi. Menampakkan kesempurnaan yang maha indah. Setiap lelaki berlomba untuk menawan hatinya, mencoba menyusup dan menjamah isi hatinya.
"Ada syarat jika ingin menjadi bagian ceritaku" Sang Gadis itu tersenyum dan menampakkan gigi-giginya yang berseri. Berjalan anggun dan tangan melambai bak nyiur disemenanjung pantai. Penyihir para lelaki. Begitulah sebutannya, hanya dengan kerlingan mata.. lelaki manapun akan leleh dibuatnya. Dan sang Gadis itu tetap memilih-milih lelaki yang cocok bersanding dengannya. Hingga pilihannya jatuh pada lelaki tampan, kaya dan mendekati sempurna secara lahir. Sang Lelaki pun girang bukan kepalang, ia membusungkan dadanya laksana seekor singa yang berhasil menjadi raja rimba. Lelaki itu pun langsung melayangkan sumpah ke seantero penjuru bahwa ia rela berkorban dan akan melakukan apapun untuk Gadis itu. Dengan sepenuh jiwa dan kemampuannya. Sumpahnya terdengar begitu tulus dan rumit. Tapi terpancar jelas dari mata Lelaki itu bahwa ia menaruh seluruh cintanya pada
sang Gadis. Lelaki itu benar-benar tersihir rupanya, hingga pada suatu hari sang Gadis meminta jantungnya sebagai hadiah.. Ia dengan sukarela dan sepenuh hati memberika jantungnya. Dan sang Gadis pun berlalu dan mencari lelaki yang akan tersihir pada paras cantiknya. Lagi, lagi dan lagi .. akan terus begitu

** Hikmah : Jangan jadikan kesempurnaan fisikmu sebagai alat untuk memenangkan ambisi dan obsesimu. Pengorbanan orang lain untukmu bukanlah sesuatu yang pantas untuk dipermainkan.

Original posted by: Me

No comments:

Post a Comment

GAK KOMEN = GAK KEREN