Saturday, 3 December 2011

Cinta itu Kentut

Ada seorang temen bertanya pada saya, kira-kira didunia yang maha luas ini adakah seorang cewek yang benar-benar tulus mencintai pasangannya? .. Oooww tentu saja langsung saya jawab.. "Ada !!" lalu teman saya nanya lagi, "Mana coba kalo memang ada?" "Nih lagi teriak-teriak didepanmu" dengan pede-nya saya lempar tuh kata-kata.. heuheuheu:onegai: temen saya malah nyengir kuda. Well, dari pertanyaan itu muncullah diotak saya tentang sebuah persepsi → Jumlah pasangan yang tulus mengalami degradasi tiap tahunnya. Kenapa begitu? karena menurut survey saya, jaman semakin tua semakin aneh-anehlah perilaku penghuninya. Disini saya tidak membahas tentang perilaku sosial mereka, saya cuma akan membahas perilaku yang mempengaruhi terjadinya degradasi  ketulusan tadi :shake:. Cinta? menurut definisi implisit saya, cinta adalah saudara jauhnya kentut. Sama-sama tidak terlihat namun bisa dirasa dan menimbulkan suatu efek yang disebut gengsi, gengsi untuk sama-sama mengakui. Cinta itu biang kerok terjadinya pertambahan penduduk, karena gara-gara cinta; bertemulah adam dan hawa dan you know-lah apa yang terjadi selanjutnya. Hasil dari cinta, muncullah mahluk-mahluk omnivora yang disebut manusia (termasuk saya.. heuheuheu). So, apa hubungan antara tulus dan cinta? Cinta adalah objeknya dan ketulusan adalah pelengkap, jadi cinta perlu dilengkapi sebuah ketulusan untuk mencapai suatu tujuan bersama (loh.. kok jadi kayak pend. kewarganegaraan). Masih bingung? masih gak paham? masih gak jelas? :swt: Kembali ke topik aja deh ...

Menurut kacamata pantau saya, anak muda jaman sekarang  gampang terprovokasi. Entah itu provokasi untuk tawuran,  untuk pakai narkoba, untuk bersekutu dengan miras dan tetek bengek negatif lainnya. Gak ketinggalan juga terprovokasi dalam urusan cinta. Cinta bakalan kena imbasnya juga kalau hati para kawula muda ini telah terprovokasi setan. Alih-alih bilang cinta, padahal tujuan aslinya hanya untuk menyenangkan burung dalam celana. Cinta jadi kambing hitam diantara persekutuan setan dan hawa nafsu. Lalu hasil dari persekutuan itu adalah MBA (married by accident). Useless !! masa muda kalian bakalan qatam bin final.

Nah disitulah pentingnya ketulusan, cinta tanpa ketulusan saya jamin bakalan goyah kalo udah kena bisikan setan apalagi sentuhan hawa nafsu. Cinta yang didewa-dewakan bakalan jadi nomer sekian kalau udah birahi yang berkuasa. Harapan saya diakhir postingan kali ini adalah jadilah pemuda-pemudi pintar yang gak bisa diprovokasi oleh setan, peliharalah cinta itu dengan disertai ketulusan. Saya jamin, kehidupan cinta kalian bakalan langgeng abadi jaya sentosa selamanyaaaa :courage:

..

2 comments:

GAK KOMEN = GAK KEREN