Tuesday, 29 May 2012

No Matter Who You Are, Everyone Free to be Lover

Hak asasi paling mendasar dari manusia adalah cinta, mendapat dan memberi dari dan untuk lawan jenis. Sudah kodratnya memang, seperti siklus kehidupan yang memang harus seperti itu. Tidak sekedar menjadi pijakan untuk reproduksi, cinta adalah sesuatu yang undefined dan agung. Cinta memiliki subjek dan objek yang luas, universal dan tak terbatas. Cinta itu istilahnya dan kasih sayang itu adalah intinya.

Ketertarikan akan lawan jenis yang berbuah menjadi cinta tidak bisa melewati proses singkat, harus dijajaki dengan proses yang luar biasa panjang dan rumit. Karena pada dasarnya tiap individu itu terlahir berbeda. Jarang ada yang identik sama. Dan mencari kecocokan ditengah perbedaan bukan sesuatu yang mudah.

Tapi dari itu semua, disertai dengan usaha dan do'a serta campur tangan Tuhan. . niscaya, kau akan temukan
hakikat cinta yang selama ini menyelami pikirmu. Jodoh tiap insan sudah disiapkan oleh Tuhan; “Dan Allah telah menjadikan jodoh-jodoh kamu sekalian dari jenismu sendiri, lalu menjadikan anak-anak dan cucu bagi kamu dari jodoh-jodohmu" (An-Nahl: 72). Tapi persepsi bahwa jodoh di tangan Tuhan itu adalah salah, iya memang Tuhan yang mengatur jodohmu. Tapi di dalam surat ini; “Allah tidak akan mengubah nasib seseorang sebelum ia mengubah dirinya" (QS Ar-Ra’du: 11). Dimana tak ada usaha, maka jodohmu pun tidak akan dilepas dengan mudah oleh Tuhan. Jadi sebenarnya jodoh itu ada ditanganmu, hanya tergantung bagaimana usahamu untuk mendapatkannya. Itu saja ! :)


No Matter Who You Are, Everyone Free to be Lover. Manusia diciptakan berpasang-pasangan, siapapun kamu . . cinta adalah merupakan hak milik yang sah atas kamu. Bebas untuk kamu berikan untuk siapa saja. Tak peduli apa status duniamu, tak peduli apa latar belakangmu, tak peduli apa pendidikanmu. Mencintailah dengan bebas, berilah kasih sayang untuk sesama mu . . Jadilah insan yang setia, satu pasangan itu saja sudah cukup & cintamu tak akan pernah terkikis habis jika itu dengan orang yang tepat; justru sebaliknya, cintamu akan semakin bertambah . . lagi lagi dan lagi.

No comments:

Post a Comment

GAK KOMEN = GAK KEREN