Tuesday, 7 August 2012

STNK-ku Apa Kabar??

Postingan kali ini adalah bentuk curahan atas apa yang terjadi kepada tunggangan baru saya. Terhitung sejak 3 Juli'12 kemarin sampai hari ini; 7 agustus'12, sudah satu bulan lebih saya menunggu dan menantikan STNK beserta plat nomor asli saya turun. Saya sudah 2 kali bolak-balik ke dealer, menanyakan nasib STNK & plat nomor tersebut .. tapi hasilnya tetap saja nihil. Padahal sesuai keterangan di awal bahwa STNK akan jadi kurang lebih 2 minggu'an. Saya membeli Mio Soul GT warna hitam dari sebuah dealer Yamaha terdekat dari rumah. Motor pertama yang saya beli pake uang saya sendiri (yaa walau masih kredit+dibantu orang tua dikit .. heuuw) maka dari itu, saya sangat intens dengan urusan yang menyakut tunggangan saya ini.


Kinerja samsat yang lambat atau memang jumlah kendaraan baru yang beranjak naik?? ... hal ini sering saya pertanyakan .. Sebagai gantinya, 8 hari kemudian saya mendapatkan STCK (Surat Tanda uji Coba Kendaraan) & plat putih, tepatnya pada hari Selasa, 10 Juli'12. Tapi apesnya, tanggal 20 juli'12, STCK tersebut sudah habis masa berlakunya dan naas-nya si STNK belum juga turun. Mana saya memiliki mobilitas tinggi, siapa yang musti tanggung jawab? ..

Bulan ramadhan seperti ini, polisi banyak mengadakan razia lalu lintas .. seminggu bisa dua kali (saya pernah kena, didua kecamatan berbeda .. polsek yang berbeda pula) tapi untung waktu itu STCK masih dalam masa aktif. Tapi kalau sekarang? yaa mana berani keluar rumah .. hahaha



Untuk mencari solusi dari masalah ini, saya coba mendatangi dealer kembali dan menanyakan kabar STNK saya .. lagi-lagi jawaban dissapointed yang saya terima. "STNK belum jadi mbak". Lalu saya bersikeras bertanya setengah protes, "Kalau dijalan saya kena razia lalu lintas karena STCK habis masa berlaku bagaimana? siapa yang tanggung jawab?". Lalu salah seorang sales counter menjawab bahwa itu tidak akan jadi masalah. Selama ada STCK, masa berlaku tak akan menjadi masalah. Akhirnya saya menyerah dengan jawaban tersebut. Apa iya polisi akan mengampuni STCK yang habis masa berlakunya??? ....

Waktu itu, tepatnya malam jum'at, 19 juli'12 (hari terakhir masa berlaku STCK) sekitar jam 21.30 saya lewat Landungsari (Malang-red) bersama pacar menuju alun-alun Batu, niatnya sih motret. Tiba-tiba, di terminal landungsari ada razia lalu lintas. Saya beserta pacar pun langsung kena, karena naas .. waktu itu pacar nggak bawa SIM. Sempat dimaki-maki juga sama seorang polantas, kayaknya PROPAM. Bikin deg-deg'an sekaligus agak gak terima. Saya pengen maki-maki balik, tapi apa daya .. akhirnya saya malah curhat sama bapak-bapak polisi baik hati yang sempat menenangkan situasi yang sedikit memanas tersebut. Sepeda saya terancam disita, begitu desas-desus yang saya dengar & terlebih, sepeda motor saya belum boleh beroperasi di luar kota. Tapi, sekitar jam 10 lebih seperempat .. bapak polisi yang baik hati tadi memberikan kunci sepeda motor+STCK saya dan memperbolehkan kami melanjutkan perjalanan tanpa dimintai apapun. Saya berucap syukur, sesyukur-syukurnya ... Lalu yang jadi pertanyaan disini, apakah sepeda motor yang belum berplat hitam+ber-STNK dilarang untuk dibawa ke luar kota??? sementara saya rute travelling-nya Blitar-Malang.


Yaa .. saya berharap, semoga keleletan yang nyaris menjadi penyakit nasional ini tidak perlahan menggerogoti badan pengurus STNK dan plat nomor kendaraan bermotor  ... amin

No comments:

Post a Comment

GAK KOMEN = GAK KEREN