Wednesday, 15 August 2012

The Other 'Dark' Side of Me

Stubborn ! mungkin kata itu yang secara garis besar patut saya sandang. Kalau menilik dari google translate, stubborn memiliki banyak arti .. diantaranya adalah keras kepala, bandel, gigih, susah dihilangkan, keras hati, tekun, besar kepala, tebal telinga dll. dan sepertinya itu sangat cocok untuk mendeskripsikan bagaimana saya ketika menyelesaikan permasalahan.

Saya tahu, sifat negatif ini diwariskan oleh kanjeng ibu. Bukan bermaksut menyalahkan , hanya saja memang kami memiliki kemiripan dibidang ini. Maka dari itu tak pelak, sering terjadi adu argumen ketika sedang berada dalam satu atap.

Sudah beberapa bulan ini saya belajar mengontrol emosi dan pikiran agar tidak meledak-ledak. Dan jalan keluar yang saya dapat adalah; Saya lebih memilih 'menarik' diri dari komunitas dan hemat bicara. Meski setelahnya bakalan muncul banyak jerawat .. hahaha karena pada dasarnya saya bukan pribadi tertutup, yang hobi menyimpan rapat-rapat permasalahan dan something yang mengganjal hati.

Sifat negatif saya yang lain adalah tidak mau kalah meskipun senjata sudah habis. Didalam perdebatan, saya anti untuk dikalahkan lawan. Bagi saya itu memalukan. Maka dari itu, sebelum terjun ke topik perdebatan .. saya akan mengumpulkan amunisi (baca: referensi) yang banyak terlebih dahulu. Kalau tidak mempunyai amunisi di bidang ini ya sudah .. saya lebih memilih duduk diam menjadi penonton. Tapi ketika saya kalah debat saya akan uring-uringan kepada orang terdekat saya (baca: pacar) karena sebagian besar, dialah yang sering mengalahkan saya .. hahahha.

Lalu sifat malas, Saya benar-benar mencintai kehidupan duduk diam dan mengirit tenaga. Mungkin itu adalah salah satu alasan kenapa saya tumbuh 'subur'. Saya benci kegiatan outdoor yang banyak menguras keringat.

The next dark side of me adalah  isolasi sosial. Saya penyendiri, banyak mengabaikan kegiatan sosial. Saya lebih memilih surfing di internet berjam-jam daripada harus duduk-duduk nongkrong di pinggir jalan bersama komunitas. Dalang dibalik semua ini sebenarnya adalah rasa tidak percaya diri, minder berlebih dan ketakutan membuat kesalahan pada orang lain. Karena saya juga tipe yang tidak suka mencari-cari masalah, dalam artian selama masalah tersebut tidak mencari saya.

Dan sifat negatif terakhir saya adalah susah menerima orang baru. Didalam kehidupan sosial, kehadiran-kehadiran orang baru yang tak bisa dihindari merupakan momok. Saya susah adaptasi, susah percaya kepada orang lain dan saya adalah pemuja hidup apatis (kata pacar).

Mungkin sifat-sifat negatif saya masih banyak lagi, tergantung konteks ... Tapi yang jelas, saya masih mencintai diri saya. Karena raga dan jiwa ini adalah bingkisan Tuhan yang haram jika saya habiskan dengan sia-sia..

2 comments:

  1. gak kamu aja kok yang berpikir kalo kamu penyendiri... hahaha merasa senasib --"

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang sabar ya mb raf .. kaum-kaum seperti kita ini memang layak menjadi hikikomori --"

      Delete

GAK KOMEN = GAK KEREN