Saturday, 9 March 2013

Tradisi Lamaran di Jawa

Kenapa saya tiba-tiba bahas postingan tentang tradisi lamaran di jawa?.. ceritanya tetangga saya kemarin itu melamar seorang gadis untuk diperistri. Dan proses melamarnya itu menurut saya benar-benar ribet. Begini kronologinya :

1. Si pria alias yang mau melamar, datang berbondong-bondong bersama keluarga dan kerabat ke kediaman si perempuan yang akan dilamar. Membawa berbagai macam kue, seserahan dan tentunya perhiasan atau cincin yang akan dipakai untuk prosesi tukar cincin. Momen ini adalah momen dimana kedua keluarga untuk saling mengenal satu sama lain dan berbincang-bincang untuk saling mengakrabkan. 

2. Beberapa hari kemudian, pihak perempuan dan keluarga ganti berkunjung ke kediaman si pria dengan tujuan untuk menjawab lamaran yang kemarin. Keluarga dari pihak perempuan membawa beberapa oleh-oleh untuk keluarga pihak pria. Momen ini adalah untuk membicarakan hari baik pernikahan kedua calon mempelai. Apabila kedua keluarga sudah setuju dan deal, maka tinggal menunggu hari pernikahan yang telah ditentukan.

Well, kalau menurut saya .. tradisi ini memang bagus untuk menjalin silaturahmi, tapi bagi saya ini tetap saja suatu prosesi yang RIBET. Bagaimana tidak, bagi orang yang tidak suka menjadi pusat perhatian seperti saya ini .. tradisi lamaran seperti ini akan sangat menyiksa sekali. 

Semoga ibu saya kelak tidak memiliki angan-angan untuk meminta anaknya dilamar dengan prosesi yang sedemikian ribet, saya lebih milih kabur deh :D



1 comment:

  1. Anonymous7/22/2015

    Hi suci...
    Aku sedang mengalami masalah yg km tuliskan di "it isn't a fairy tales"
    Ak ingin sekali mendengar kelanjutannya.
    Ak ingin jika saja dapat sedikit bertanya padamu.
    Kalau boleh, ak ingin minta email id mu suci..
    Ak akan sangat menghargainya.
    Thx.
    L-24 thaun-jogja

    ReplyDelete

GAK KOMEN = GAK KEREN