Monday, 22 April 2013

Apa Kata Cermin?


Disekelilingku ada bermacam-macam orang yang berusaha tampil sempurna dan menutupi cacatnya masing-masing. Sering kali aku berpikir, jika saja semua manusia dibekali dengan cara pandang seperti cermin mungkin populasi orang munafik didunia ini bisa ditekan pertumbuhannya. Tahu cermin kan? Mana ada didunia ini cermin yang bisa berbohong? … cermin selalu merefleksikan apa yang nampak didepannya, tanpa melebihkan dan mengurangi. Semua murni dari realita yang ada.

Tapi pemikiranku yang seperti ini hanyalah sebuah pemikiran, tidak akan mungkin bisa terealisasikan. Sama seperti seorang anak kecil yang mengharapkan kehadiran pahlawan super dikesehariannya, impossible ..
Aku hanya lelah melihat topeng-topeng mereka, dalam diam aku menyelami pribadi mereka masing-masing. Jujur saja aku lebih senang menyendiri daripada harus bersosialisasi dengan sekitar. Aku lebih senang berbicara dengan benda mati, jika saja mereka bisa mengerti.



Aku sebenarnya juga bukan orang yang bisa dikatakan jujur sepenuhnya, aku memiliki topeng yang aku sebut ‘diam’. Aku terlalu tidak ingin ikut campur dan terseret dengan hingar bingar hidup mereka, tetapi ada saja celah untuk menarikku kedalam kubangan masalah. Aku benci masalah dan aku lebih memilih menghindarinya daripada menghadapinya, ya.. memang aku pengecut. Pecundang jalang yang takut menghadapi hidup.

Aku rasa list orang-orang munafik dibuku ku terlalu banyak, sesaat ada pikiran terlintas untuk mengeliminasi mereka satu persatu. Dengan cara menjaga jarak komunikasi dan kemunculan ku dihidup mereka. Tapi tak sedikit pula orang yang benar-benar tampil apa adanya dihadapku, mereka semua adalah orang-orang yang membuatku nyaman dan bahagia.

Orang-orang yang memandang segala sesuatunya seperti cermin, bukan seperti manusia. Manusia memandang hanya lewat sepasang mata dan kenaifan, namun cermin melihat segala sesuatunya dari seluruh detail permukaannya. Tanpa bumbu apapun, murni dari pandangan cermin itu sendiri. Merefleksikan hal baik menjadi baik, hal buruk menjadi buruk dan bukan sebaliknya.

Temukan cermin kalian masing-masing 


No comments:

Post a Comment

GAK KOMEN = GAK KEREN