Friday, 2 August 2013

Aku Meniti Angka 0

Assalamualaikum ...
Page ini adalah page khusus untuk memperkenalkan diri saya secara personal. Saya adalah pemilik dari Loida Handicraft, nama saya adalah Suci Rohmasari dan lahir pada hari Jum'at, 29 Maret 1991 di Blitar. Saya adalah anak bungsu dari 2 bersaudara. Ayah saya di Medan dan abang saya ada di Jakarta, sedangkan saya sendiri semenjak wisuda sudah tidak lagi menetap di Malang dan sekarang menemani ibu dirumah. Rumah saya di ujung timur kabupaten Blitar, disebuah desa kecil bernama Banjarsari.
Mengenai usaha kecil saya ini, awalnya saya adalah seorang pengangguran yang tertekan dengan keadaan sekitar. Untuk sekedar informasi, saya wisuda pada tanggal 20 Oktober 2012 dan semenjak itu pula saya resmi menyandang gelar 'pengangguran'. Saya mengambil jurusan sistem informasi dan sekarang menyandang gelar S.Kom. Tapi sepertinya selama 6 bulan saya mencari kerja, keberuntungan belum berpihak kepada saya. Awalnya memang tidak ada yang menyuruh kerja, tapi saya malu karena sering ada celotehan dari sekitar bahwa sarjana masa' nganggur? ..

Tapi pada suatu hari, ketika ibu saya jatuh sakit... saya mulai menghapus keinginan saya untuk bekerja. Saya ingin mengabdi dan menemani ibu yang hanya seorang diri dirumah. Akhirnya saya pun putar otak, bagaimana menghasilkan uang tanpa harus keluar rumah.

Dan saya rasa, Allah mendengar pinta saya. Saya mulai berpikir tentang flanel. Dulu waktu SMA, dipelajaran ketrampilan saya sudah diajari tentang dasar kreasi flanel meski tidak mahir tapi paling tidak saya sudah bisa tusuk feston.

Saat pertama kali belajar, saya hanya menggunakan sisa-sisa kain flanel waktu saya SMA dulu. Dibawah ini adalah kreasi flanel pertama saya. Saya belajar secara otodidak, internet sangat membantu saya kala itu.


Lalu saya minta pendapat orang-orang terdekat saya, apa saya bisa ? apa karya saya cukup mampu memikat pasaran? .. saya minder, saya lihat di internet kreasi flanel-nya sangat bagus-bagus.

Tapi mereka adalah orang-orang hebat yang selalu men-support saya, terimakasih untuk ibu dan pacar yang senantiasa mau menjadi tempat saya berkeluh kesah. Dan akhirnya kotak tisu pertama saya lahir,

Waktu itu modal saya 1 juta dan itupun adalah sisa tabungan semasa saya masih kuliah dulu, karena tidak mungkin meminta modal kepada orang tua. Saya sudah terlalu malu untuk meminta. Dan setelah berjalan kurang lebih 1,5 bulan ... Alhamdulillah, maha besar Allah. Rejeki memang tidak pernah tertukar.

Pesananan datang bertubi-tubi sampai saya kewalahan karena work alone sampai saya memutuskan diawal bulan puasa, saya close order meski sangat sayang sekali.

Begitulah kira-kira kisah panjang saya mengenai awal kehidupan ber-flanel saya. Semoga ini menjadi awal pembuka pintu rejeki saya, amin. Terimakasih untuk yang sudah sudi mampir dan membaca.

Walaikumsalam ...