Saturday, 23 November 2013

Berpisah

Malam minggu ini adalah malam yang sama dengan malam-malam sebelumnya. Kegiatan masih sama, sibuk nge-crafting orderan yang alhamdulillah-nya belum sempet keputus. Tapi ada 1 hal yang harus aku tulis disini, 1 hal yang membuatku mungkin akan merasa kehilangan.

Jadi ceritanya aku ngejual laptop kesayanganku yang udah best friend banget. Namanya Bleki, yup sesuai dengan warnanya. Dia adalah Compaq 510, dibeliin sama ayah waktu mulai masuk kuliah tahun 2009 silam. Sebenarnya aku bukanlah tipe orang yang suka menjual barang-barang yang sudah lama bersamaku. Yaa mungkin karena 80% kehidupanku aku habiskan dengan barang-barang tersebut. Aku merasa mereka memiliki nyawa, meski diam tak bergerak.

Lalu pertanyaannya adalah, "Kenapa rela menjual Bleki?" ...
Oke, aku bakalan jawab.. Pembeli bleki bukanlah orang lain, dia adalah pacarku sendiri yang notabene aku 'paksa' buat mau ngebeli Bleki, soalnya kalau yang ngebeli adalah orang lain, tentu saja aku gak rela. Alasan selanjutnya adalah aku pengen punya komputer built-up, pengen banget (kalau bisa sih ya ngrakit sendiri, s.kom gitu loh? hahaha). Tapi yaa untuk mewujudkan mimpi itu aku harus mengumpulkan uang dan salah satunya dengan menjual si Bleki :'(

Mungkin aku gak akan sekarat kalau berpisah dengan Bleki, karena aku masih punya satu soulmate lagi.. si Aspire. Notebook mungil Acer aspire one D270 yang sebelumnya adalah milik ayah, namun tidak terpakai dan dihibahkan padaku. Tapi rasa kehilangan itu jelas akan selalu ada, karena adaptasi ke layar kecil yang hanya 10" itu juga bukan perkara yang mudah. Apalagi aku biasa buka-buka software desain untuk menyelesaikan orderan.

Bleki juga dari tahun 2009 sampai sekarang masih awet, belum ada kerusakan hardware .. paling cuma batrenya aja yang udah lowbat parah (penyakit kebanyakan Compaq). Waktu masih kuliah dulu juga dia yang selalu nemenin hari-hariku dikost, dari mulai aku bangun tidur sampai tidur lagi. Dia juga yang ngebantu aku ngerjain tugas akhir dan semua tugas-tugas kampus. Dia juga yang dengan rela mau aku jadikan kelinci percobaan dsb.

Ahh tapi aku harus iklas melepasmu Bleki, aku yakin kamu ditangan yang tepat. Dan tetaplah awet sampai anak-anakku kelak, biar mereka juga mengenalmu.

Farewell my best friend. Ini adalah malam terakhir aku menggunakannmu untuk posting di blog ini...




No comments:

Post a Comment

GAK KOMEN = GAK KEREN